Limbah Pustaka Berbagi Edukasi Pengelolaan Sampah dan Pembuatan Eco Enzyme Bersama Ibu-Ibu Desa Karangturi
Ketua Ayam Petet
Penulis
Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah terus dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan dan Praktik Pembuatan Eco Enzyme bersama ibu-ibu Desa Karangturi.
Kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama untuk mengenalkan bahwa sampah rumah tangga tidak selalu harus berakhir di tempat pembuangan. Dengan pemilahan dan pengolahan yang tepat, sebagian sampah masih dapat dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang lebih berguna bagi lingkungan maupun kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, Ibu Roro dari Limbah Pustaka Desa Muntang hadir sebagai narasumber untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari rumah serta mengurangi kebiasaan mencampur seluruh jenis sampah menjadi satu.
Tidak hanya menerima materi, para peserta juga diajak praktik langsung membuat eco enzyme menggunakan bahan organik yang mudah ditemukan di lingkungan rumah tangga, seperti sisa kulit buah dan bahan organik lainnya.
Praktik ini menjadi contoh sederhana bagaimana limbah dapur dapat dikelola agar tidak seluruhnya menjadi sampah. Melalui pengalaman langsung, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan-kebiasaan kecil di rumah.
Kegiatan yang turut menjadi bagian dari aktivitas KKN Kelompok 10 Desa Karangturi Tahun 2026 ini juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pegiat lingkungan. Sinergi tersebut dapat menjadi sarana untuk menyebarluaskan pengetahuan sekaligus mendorong munculnya tindakan nyata dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Peran ibu-ibu dalam pengelolaan sampah rumah tangga juga sangat penting. Dari dapur dan rumah, kebiasaan memilah sampah dapat mulai dibangun dan kemudian ditularkan kepada anggota keluarga lainnya, termasuk anak-anak.
Melalui sosialisasi dan praktik seperti ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mampu melihat sampah bukan hanya sebagai masalah, tetapi juga sebagai sumber daya yang masih dapat dimanfaatkan apabila dikelola dengan bijak.
Dari rumah, dari kebiasaan kecil, dan dari langkah bersama, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan lestari.
Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, khususnya ibu-ibu Desa Karangturi, mahasiswa KKN, serta Limbah Pustaka yang telah berbagi ilmu dan pengalaman.
Berbagi ilmu, bergerak bersama, untuk lingkungan yang lebih lestari. 🌱♻️💚
Salam Literasi Lestari
Literasi untuk Kesejahteraan