Limbah Pustaka •

Rumah Baca Purnama Gelar Pelatihan Pengolahan Limbah Rumah Tangga, Minyak Jelantah dan Kulit Buah Diubah Menjadi Produk Bernilai

Ketua Ayam Petet

Ketua Ayam Petet

Penulis

Rumah Baca Purnama Gelar Pelatihan Pengolahan Limbah Rumah Tangga, Minyak Jelantah dan Kulit Buah Diubah Menjadi Produk Bernilai

Dapur menjadi salah satu sumber limbah rumah tangga yang dihasilkan setiap hari. Minyak jelantah, kulit buah, dan sisa sayuran sering kali langsung dibuang karena dianggap tidak memiliki manfaat. Padahal, jika dikelola dengan tepat, berbagai limbah tersebut dapat diolah menjadi produk yang berguna sekaligus membantu mengurangi timbunan sampah.

Berangkat dari kepedulian tersebut, Rumah Baca Purnama menggelar Pelatihan Pengolahan Limbah Rumah Tangga Menjadi Produk Berharga pada Sabtu, 11 Juli 2026. Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga sore dan menjadi bagian dari program BERBINAR TJSL PT PLN UIT JBT.

Pelatihan menghadirkan Raden Roro Hendarti, S.Sos., Pengelola Perpustakaan Bergerak Limbah Pustaka Purbalingga, sebagai narasumber. Dalam suasana yang santai dan interaktif, peserta mendapatkan pengetahuan mengenai pengelolaan sampah rumah tangga, mulai dari pentingnya memilah sampah sejak dari sumber hingga cara memanfaatkan kembali bahan yang masih memiliki potensi.

Tidak hanya menerima materi, peserta juga diajak mengikuti praktik langsung pengolahan limbah. Salah satunya adalah membuat lilin dari minyak jelantah. Minyak bekas yang biasanya dibuang diperkenalkan sebagai bahan yang masih dapat dimanfaatkan menjadi produk baru.

Selain itu, peserta juga mempraktikkan pembuatan eco enzyme dari kulit buah dan sayuran. Kegiatan ini menjadi contoh sederhana bagaimana limbah organik dari dapur dapat dikelola kembali sehingga tidak seluruhnya berakhir sebagai sampah.

Pelatihan ini memberikan pemahaman bahwa pengelolaan sampah dapat dimulai dari lingkungan paling dekat, yaitu rumah. Kebiasaan memilah sampah, mengurangi limbah, menggunakan kembali barang yang masih layak, serta mengolah limbah organik menjadi produk bermanfaat dapat menjadi langkah nyata dalam menjaga lingkungan.

Di sisi lain, keterampilan mengolah limbah juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk kreatif dan bernilai ekonomi. Dengan pengetahuan dan inovasi, sesuatu yang sebelumnya dianggap sebagai sampah dapat berubah menjadi barang yang berguna untuk kebutuhan sehari-hari maupun peluang usaha.

Kolaborasi antara Rumah Baca Purnama, PLN Peduli, dan Limbah Pustaka menunjukkan bahwa gerakan literasi dapat berjalan beriringan dengan edukasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Literasi tidak hanya berkaitan dengan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami persoalan sehari-hari dan menemukan solusi yang dapat diterapkan secara nyata.

Diharapkan setelah mengikuti pelatihan, para peserta dapat mempraktikkan pengetahuan yang diperoleh di rumah masing-masing sekaligus membagikannya kepada keluarga dan lingkungan sekitar.

Sampah bukan selalu akhir dari sebuah barang. Dengan kreativitas dan pengetahuan, limbah dapat diubah menjadi manfaat, bahkan menjadi peluang.

Salam Literasi Lestari
Literasi untuk Kesejahteraan ♻️🌱📚✨