Limbah Pustaka •

Menunggu Waktu ke TPQ, Anak-Anak Isi Sore dengan Membaca di Limbah Pustaka

Ketua Ayam Petet

Ketua Ayam Petet

Penulis

Menunggu Waktu ke TPQ, Anak-Anak Isi Sore dengan Membaca di Limbah Pustaka

Waktu luang sebelum berangkat mengaji ke TPQ dimanfaatkan anak-anak dengan kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. Mereka singgah di Perpustakaan Bergerak Limbah Pustaka Desa Muntang untuk membaca, melihat-lihat koleksi buku, serta belajar bersama teman-temannya.

Kehadiran anak-anak menjadi suasana tersendiri bagi Limbah Pustaka. Ada yang memilih buku untuk dibaca sendiri, ada yang membaca bersama teman, dan ada pula yang duduk santai sambil menikmati cerita serta gambar dalam buku yang mereka pilih.

Kebiasaan sederhana seperti ini menjadi bagian penting dalam menumbuhkan kedekatan anak dengan buku. Membaca tidak harus selalu dilakukan dalam kegiatan formal. Ketika anak memiliki ruang yang nyaman dan bebas memilih bacaan sesuai ketertarikannya, kegiatan membaca dapat tumbuh menjadi sesuatu yang menyenangkan.

Waktu menunggu sebelum berangkat ke TPQ pun menjadi lebih bermakna. Daripada sekadar berlalu, beberapa menit dapat dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan, melatih kemampuan membaca, serta menumbuhkan rasa ingin tahu.

Perpustakaan juga menjadi ruang perjumpaan bagi anak-anak. Mereka dapat membaca, berdiskusi, bermain sambil belajar, dan berinteraksi dengan teman sebaya. Dari suasana yang akrab seperti inilah budaya literasi dapat tumbuh secara alami dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi Limbah Pustaka, kehadiran anak-anak merupakan penyemangat untuk terus menyediakan ruang belajar yang terbuka bagi siapa saja. Buku-buku yang tersedia diharapkan dapat menemani masa tumbuh mereka sekaligus menjadi jendela untuk mengenal berbagai pengetahuan baru.

Kegiatan membaca sebelum ke TPQ juga menunjukkan bahwa pendidikan agama dan budaya literasi dapat berjalan berdampingan. Anak-anak dapat mengisi waktunya dengan membaca, kemudian melanjutkan aktivitas belajar dan mengaji sesuai keseharian mereka.

Terima kasih kepada anak-anak yang telah menjadikan perpustakaan sebagai salah satu tempat untuk mengisi waktu. Semoga kebiasaan kecil untuk singgah, membuka buku, membaca, dan belajar ini terus tumbuh hingga kelak menjadi kecintaan terhadap ilmu pengetahuan.

Terima kasih, Nak, sudah menyempatkan membaca. Teruslah berteman dengan buku dan jangan pernah lelah untuk belajar. 📚🥰

Salam Literasi Lestari.
Literasi untuk Kesejahteraan. 🌱📖✨